Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2012

Galau dan Antisipasinya

Yeahaaa..... kalau urusan kata yang satu ini, pasti bakal susah buat diobatin dah. Yup, ini bukan penyakit juga bukan sebuah gejala. Namanya galau. Hehehe. Bicara tentang galau, pasti semuanya pernah merasakan yang namanya galau bukan? Betul sekali. Dalam kehidupan kita pasti pernah merasakan yang namanya galau. Galau karena pacar, galau karena orang tua, galau karena sahabat, pokoknya macam-macam lah. Tapi, sebeanrnya apa sih penyebab utama dari efek ‘galau’ itu? Dan bagaimana cara mengantisipasinya?
Meskipun kata galau adalah sebuah pembentukan kata hasil dari trending habit masyarakat remaja, tetapi efek dari galau sudah seperti melatah ke seluruh anak-anak muda yang tengah merasakan kegalauan itu. Dan paling banyak dominan adalah galau terhadap pacar. Iya, memang tidak dapat kita hindari efek kegalauan yang disebabakibatkan oleh satu atau dua hal yang tidak kita inginkan, misalnya habis putus, pacar kita tengah menyukai orang lain, dan lain sebagainya. Kemudian, jika sudah begitu a…

Memaknai ‘Bintang Jatuh’

Bintang jatuh (atau falling star) adalah salah satu peristiwa yang cukup langka terjadi selama hidup di dunia, bahkan bila dihadapan mata kita langsung. Biasanya, peristiwa yang jarang-jarang terjadi ini selalu diiringi dengan permohonan kecil (atau Make a Wish), seperti yang ditampilkan di sinetron-sinetron atau di film-film. Hehehe… Betul tidak sahabat blogger?

Aku sempat melihat bintang jatuh ketika aku sedang bersama dua teman seniorku di Persma Orientasi UMB, Dimas dan Rizky. Kejadiannya sekitar jam setengah 11 tadi. “Ya Allah… Bintang jatuh. Aku harus segera make a wish ni,” ucapku dalam hati saat secara tidak sengaja dan mata spontan menatap langit malam yang begitu cerah. Langsung aku memejamkan mataku dan mengangkat kedua telapak tangan macam berdo’a dan berharap impianku bisa terwujud di masa depan nanti. Ya, kalau boleh aku umbar sedikit si, permintaanku sebenarnya ga banyak. Aku hanya ingin pacar yang setia dan baik hati (pasca-pemutusanku dengan dirinya), dan ingin sukses…

Kisahku dengannya …

Gambar
Aku sudah cukup lama berkenalan dengannya kurang lebih 4 bulan yang lalu. Dia gadis yang imut, cantik, dan manis. Walaupun aku hanya melihatnya di situs jejaring sosial bertanda huruf F saja, tapi aku cukup ‘intens’ dalam memandangi setiap foto-foto indahnya. Sebut saja Ikha, wanita yang kini tinggal di daerah di Kepulauan Riau yang juga pernah berdomisili di Serang, Banten. Muka imutnya membuatku tak bisa beranjak dari monitor didepan mataku dan membuat tangan kananku diam tak ingin mengganti ke link yang lain. Aku ingin sekali memilikinya, dan menjaga dia seperti aku menjaga pacarku sendiri.

Dan pada suatu saat, tiba-tiba ia menghubungiku. Alasannya simpel, karena ia tengah dilanda kegalauan yang berlebih. Tentu saja aku yang sejatinya adalah friendly-friend, hehehe (PD dikit bolehlah…), tidak bisa memutuskan telpon itu begitu saja. Aku harus bisa jadi pendengar yang baik. Dan telpon itu kerap berlanjut, hingga esok, esok, dan esoknya lagi. Sampai aku yang merasakan sendiri, betapa …

Sharing itu penting, ternyata...

Aku mempersiapkan diriku untuk bertandang ke kampus tercintaku BSI Salemba 45 pada pukul setengah 7 malam. Walaupun agak sedikit terlambat dikarenakan oleh faktor mata memejam… ya kalian tahu lah hahaha. Tapi yang jelas, pertemuanku dengannya ini adalah murni silaturahmi, yang sekaligus bisa menambah ilmuku ketika ku terjun dalam dunia tulis menulis.

Aku dan temanku bertandang ke Sekretariat LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) di BSI Salemba 45 malam itu dan berbicara banyak hal. Yang paling mengesankan adalah ketika obrolan ini sampai pada tahap perbincangan yang menyedihkan. Angkatan kepengurusan gue dikeluarkan begitu aja !!!! Hmm…. Sontak Adang pun merespons perkataan gue ini. Dia bilang angkatan gue angkatan paling tragis dalam sejarah kepemimpinan organisasi pers mahasiswa. Cap cip cup… yang penting gue ga boleh nangis!!! Betul ngga? :D

Sampai pada jam 21.30 kami memilih untuk pindah tempat obrolan ke Seven Eleven sebelah kampus kami. Kami inisiatiflah keluar kampus sebelum didepak sam…