Sensitivalitas …

02.00.00 A. Y. Indrayana 241 Comments

Dear Blogger …



Assalammu’alaikum … hari ketiga pada penerapan template baruku. Masih aman terkendali dan alhamdulillah mendapat respon positif dari sahabat blogger semua. Hehehe … Makasih yaah … Terus terang, aku sangat menyukai warna biru dan hampir di segala aksesori apapun aku menyukai warna biru. Oleh karena itu aku sangat menyukai channel RCTI dan Seputar Indonesia karena citra kebiruannya yang tak pernah lekang didirinya (hallah … ). Ohya, yang belum ngasih testimoni akan template baruku ini kirim di komentar ‘Bye-Bye Darky’ yaa. Ditunggu lho …

Kali ini, aku ingin mengajak sahabat blogger berdiskusi mengenai masalah yang mungkin umum dalam heterogensi khalayak luas, yakni ‘Sensitivalitas’. Tapi sebelumnya seperti biasa berintermezzo dulu sayanya (*koplak). Aku ingin menyatakan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada sahabat blogger semua karena belakangan ini aku jarang BW. Yap … aku masih banyak pikiran disini, yang terutama masih kepada masalahku mengambil keputusan dalam posting ‘Sulitnya Bilang Tidak’ beberapa hari lalu. Plus, hari ini rencananya mau buka posting tentang Liebster Awardnya mbak Nina Riska Amalia. Tetapi perasaanku mengatakan ingin memosting tulisan kontroversial ini terlebih dahulu. Waduh … kenapa kusebut kontroversial? Karena aku ingin membuat pengakuan, sejujurnya … kepada sahabat blogger semua (lah lah lah … *mendadak melankolis*).

Gak, kawan. Ini serius. Beberapa waktu lalu aku pernah posting mengenai Memaknai Arti Bahasa Tulisan kan? Masih ingat?? Nah, sedikit banyak aku mau kembali mengungkit mengenai Arti Bahasa Tulisan itu. Tetapi bukan masalah yang itu lagi lhoo. Kali ini, tentang diriku.

Tunggu bentar bentar bentar …. Tadi kamu sebut Mbak Nina Riska Amalia??? Hmm .. biasanya Nina. Ada apakah denganku gerangan??
Sebelum ku kasih tahu penjelasannya, kita deal-dealan dulu yaa. Ini murni curahan hatiku, dan aku berharap setelah posting ini dibaca tidak ada perselisihan apapun diantara kita semua yaa. Mungkin aku hanya sekedar curhat, tapi juga sedikit ‘meminta’ kepada sahabat blogger semua. Namun jika tidak dipenuhi pun, aku tak mengapa .. Okei … :)

Aku menyadari secara penuh, bahwa ‘komunikasi’ adalah jembatan menuju pengertian. Dan, jika terus diam, dikhawatirkan akan berakibat tidak enak baik dari diri sendiri maupun orang lain. Dan kini kurasa tiba saatnya untuk aku mencurahkan apa kesah aku pada sahabat blogger semua. Aku berdoa dalam hati, semoga setelah teman-teman membaca isi posting ini, tidak ada sesuatupun yang dapat memisahkan hubungan persahabatan diantara kita. Bismillahhirahmanirrahim …



Ketika aku memanggil Nina dengan sebutan ‘Mbak’ …

Kalau mbak Vpie Mahadhifa bisa marah karena tidak suka dirinya dipanggil yang ia tidak mau, aku bisa mendam hal yang tidak aku suka karena masalah pemanggilan. Yap. Baru hari ini aku melihat status yang dibuat oleh Nina dan ia menyebut Mbak Syahdini (dalam blog : diniehz/dhzblog –red) dengan sebutan ‘Mbak’, dan baru aku BW tadi malam di blognya Mbak Dini ia menyebut mbak Nina dengan sebutan Kakak. Humm …. Sentak perasaanku bertanya-tanya, mereka yang berbeda umur saja bisa memanggil dengan sebutan Kakak dan Mbak, kenapa aku yang jelas-jelas lebih ‘sedikit’ tinggi umurnya dibanding Nina, aku tidak dipanggil Mas atau Kakak??? Dan bahkan tidak hanya mereka berdua. Beberapa sahabat blogger yang sudah sering mampir dimari, beragam usia dari yang masih SMA sampai yang sudah kuliah, juga memanggilku dengan sebutan yang sama. Hanya Nama … Indra… tidak pakai awalan apa gituu sebagai tanda awet muda (hmm .. awet muda) -_-.

Sepele? Okay, I admit it. Aku memang orangnya sensitif. Sensitivalitasku pada hal yang tidak aku suka bisa jadi menusuk secara sadis dalam jantungku. Contoh dalam hal ini, jujur sebenarnya aku terasa sakit ketika ada sahabat blogger yang mungkin usianya ada yang dibawah aku, tapi ia memanggilku dengan sebutan Nama. Bahkan teman blogger kita (masih SMA) yang dengan akrabnya memanggilku ‘In .. Indonesia’. Fine … I pardon it. Tapi sayangnya apa? Aku hanya tidak berani untuk bilang. Aku hanya menutupi rasa sakitku ketika ada seseorang yang bisa memanggilku dengan sebutan Nama, tetapi blogger lain yang jelas-jelas usianya gak jauh dari aku, dipanggil dengan sebutan awal Mas/Mbak/apa aja. Hmm ….


Well, kendati demikian aku bukan orang yang banyak mau. Apapun akan kulakukan demi menjaga tali pertemanan bagi siapapun juga. Aku tidak berani untuk marah dan naik darah kepada temanku karena aku tahu, emosi hanya merenggangkan tali pertemananmu. Apalagi dalam hal yang dinilai sepele seperti ini, aku sangat tidak berani mengungkapkan ini secara terbuka kepada sahabat blogger semua, pada awalnya. Aku tidak akan meminta sahabat blogger semua untuk memanggilku dengan sebutan awal sebelum Namaku, tapi aku hanya ingin mengungkapkan sesuatu … Aku kurang suka dipanggil dengan sebutan Nama. Clear … ?


Mengapa demikian? Aku harus mengakui sesuatu bahwa aku adalah orang yang ingin memiliki adik. Karena aku adalah anak terbungsu dari keluargaku, aku ingin sekali siapapun yang berada dibawahku memanggilku dengan sebutan ‘kakak’ atau ‘mas’ atau akang. Terkesan Lebbeh …  ? Yaa. Tetapi ini paling gak bisa aku tutup-tutupi. Terkesan tua? Biarkan … Terkadang dalam beberapa hal aku lebih ingin dipandang sebagai manusia dewasa dari teman-temanku yang lain, bahkan oleh anonim sekalipun. So, How? Tidak ada alasan bagi aku untuk tidak mencurahkan isi hati ini. Kalau sahabat blogger yang seumuran denganku, aku ingin sekali ikutan memanggil mas atau mbak. Tetapi kalau teman-teman tetap memanggilku Nama, apakah masih pantas aku memanggil teman-teman dengan sebutan yang lebih dewasa??

Terlebih, untuk teman-teman yang diatas aku umurnya … ingin sekali kalau teman-teman bisa tetap memanggilku dengan sebutan sapaan sebelum Nama. Makanya kenapa aku dengan kang Zachroni, kang Asep dan Mas Rudy bisa begitu akrab dan gila-gilaan? Salah satunya karena merekapun juga memanggilku dengan sebutan Mas. Tidak perduli apakah aku lebih bawah umur atau tidak, yang jelas diantara kami tidak ada yang memanggil dengan sebutan Nama.


Terkesan blak-blakkan yaa??? Maaf yaa teman-teman. Maafff bangeettt. Setelah ini, aku akan belajar untuk lebih bijak lagi menanggapi keadaan dan meminimalisir sedikit rasa egoistis dalam diriku. Tanpa sahabat blogger, aku mungkin bukanlah seorang blogger yang dengan rajinnya menulis hingga sekarang ini. Sekarang aku sudah mencurahkan semuuuaaaaa isi hatiku. Ahhh … Lega rasanya……


Kalau teman-teman punya unek-unek juga gak? Diskusi bersama disini yuuk …..

241 komentar:

  1. pertamaaaxx...
    eh, kemana tuan rumahnya ya?..:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo aku mah ga begitu peduli dipanggil apapun..hehehe..
      nyebut nama dan julukan bikin aku merasa dekat dengan yang lainnya..
      jadi bisa blak-blakan kalo mo komentar..:)

      tapi jika dirimu ingin dipanggil mas, maka aku akan memanggilmu demikian..
      have a nice day, mas Indra.. :)

      Hapus
    2. Huaaaa keduluan PERTAMAXX deh, hiks hiks hiehiehiiehiehieiee. Wah ini ada nyebut nama orang yang pernah berseteru ya hieiheie. Nanti bisa jadi kayak saya di black list sama yang bersangkutan. Bisa bisa nanti salah paham lagi bisa repot hiehiheiheie.

      Kaya saya yang dituduh JUAL GOSIP padahal siapa juga yang jual gosip. Enak juga jual bubur ketauan kenyang. Beda dengan tulisan A.Y.Indrayana yang jelas mencantumkan nama. Di artikel saya yang berjudul "Salah paham" tidak ada penyebutan nama saja sudah dianggap jual Gosip. Eala salah paham terus. Jual gosip buat naikin trafik? Enak juga naikkin panci

      Hapus
    3. APPAAAH??? KANG ASEP DI BLACK LIST??? Ampun dah!

      Hapus
    4. APPAAAH??? KANG ASEP DI BLACK LIST??? Ampuh dah!
      #ikut latah gara2 mas rudy teriak#

      kita senasib, kang asep. komen2 saya tidak pernah di publish jg link saya langsung dihapus oleh #sensor#...... tp ndak pa2 kan yg penting bloging jalan terus...

      saya mau mampir ke tempat kang aasep ya.. mau baca posting 'salah paham'

      Hapus
    5. APPAAAH??? MAS BUDI DIGITUIN??? Ckckck...

      #ada suara cicak nyah...

      Hapus
    6. @Budy Shinichi : HAAAAAAAAAAAH? wah wah kita senasib donk. Ya udah gabung aja di KPK ajang komunitas blogger gila kumpul di sini. Ya khan mas Rudy Arra? Silahkan duduk dulu mas Budy Shinichi. Silahkan duduk? Mau Bubur Ayam? Saya siapin

      Hapus
    7. iya saya dianuin.. trus bagaimana ini... ckckckckc #cicak lagi....#

      Hapus
    8. @kang asep : saya ndak suka bubur ayam, kang... uang aja deh, kang asep

      Hapus
    9. wuaduuhhh , belum lama kutinggal pergi rumah ini sudah banyak tamu yang menunggu untuk disuguhi teh panas sama biskuit kelapa nih ... hehehehe


      saya coba tanggapi satu persatu dulu yaa ....

      Hapus
    10. yah tuan rumahnya baru nongol.............. hahahaha

      Hapus
    11. Mbak AY Sagira : Terimakasih telah berkenan mampir di blog aku :)

      yaa. setia pribadi orang memiliki tingkat sensitivalitas yang berbeda-beda. tapi untuk aku rasanya sulit menerima apalagi yang di bawah umur bisa dengan akrabnya memanggilku dengan hanya nama mbak ... :(

      aku tidak akan banyak memaksa semuanya untuk memanggilku mas atau sapaan awal, tetapi ya itu tadi. aku hanya kurang suka saja dengan kebiasaan beberapa teman blogger yang masih ada hingga sekarang ini ..

      have a nice day, too, Mbak Sagira.. :)

      Hapus
    12. Kang Asep : Ya Tuhan .... Aku habis baca dan komentarnya cukup nusuk lho ..

      Aku langsung hapus kedua nama yang bersangkutan itu karena dikhawatirkan akan ada hal yang tidak menyenangkan yang terjadi dikemudian hari.

      Tapi dalam posting ini, bukan tentang siapapun kok. Tapi tentang aku ...


      Mmmmhhhhh .... (mana tukang bubur yang biasanya lewat depan rumah ini?????)

      Hapus
    13. Mas Rudy : APPAAAH??? KANG ASEP DI BLACK LIST??? Ampun dah!


      boleh yaa ngikutin juga??? hihihi :D

      Hapus
    14. Mas Shinichi : Well done. Selamat datang di KPK .... Hehehehe :D

      Hapus
    15. jangan shinichi.. itu nama anakku. ntar anakku donk yg balas komentar disini. nama ayahnya saja hahahahahaha

      btw, dengan senang hati dan amat merasa terhormat bisa bergabung dengan KPK dengan syarat semua anggota harus rela dan ikhlas KPK-nya dimasukin orang aneh kyk aku ^_^

      Hapus
    16. Ohya dulu ada komentator disini yang bernama San Shinichi ...

      Kalau 'Mas Budi', sudah ada sahabat blogger yang bernama Mas Budi juga, namanya Budi Os 19. Hehehe

      Syaratnya? Cukup masak bubur ayam yang enak dan harus dimasak di atas panci yaa.. :D

      Hapus
    17. btw, saya ada pengumuman nih.

      berhubung saya dari Surabaya, bisa ndak bapak-ibu, mas-mbak, sondara-sondari sekalian panggil saya cak budy... gmn?? tp jangan ditambahi 'be-' ya ntar jadinya becak budy donk hahaha

      Hapus
    18. @mas indra : klo mas budi Os 19 saya juga kenal... kita adalah sodara kembar yg tidak pernah ketemu....

      Hapus
    19. Okeii Cak Budi! anda memang asik!

      Hapus
    20. gimana dengan Kang Asep yang pasrah aja dipanggil Kang.
      padahal beliau asli bekasi tahta kalimantan. gimana kalo kita panggil Cak Asep. lho!? hihi..

      Hapus
    21. Cak Budy : Fokelaahhh .... Cak Lontong #eh .. maksudnya Cak Budi..
      Salam .. Lempeerrr. Hehe
      *damai* :D

      Tapi Cak Budi boleh panggil aku dengan sebutan apa aja, asal jangan yang 'girly' aja yaa .. :D

      Hapus
    22. Mas Zach : Suhu memang selalu sibuk dengan buburnya, makanya gak sempat mikirin nama panggilan Mas hihi...

      Mas Indra : Kalo ada yang pangil 'girly' sama Mas Indra, maka kalo cowok kita bedakin dia, kalo dia cewek kita suruh benerin genteng tetangga!

      Hapus
    23. @indra : tenang.... klo 'girly' itu pake istilah 'chan'... ^_^v
      @mas rudy : wuuih kejem banget hukumannya.. sungguh ter.. la.. lu..

      Hapus
    24. Pake istilah "Chan" ini mirip kata Orang Pontianak cuma beda dihuruf "h" saja. Misalnya "Helo Mas Indra, ape can?". Nah "can" dalam bahasa Pontianak ini seperti "apa yang sedang dikerjakan sekarang".

      "Ape can nih Mas Indra"?
      "Oh nda nih sedang menjawab komen blog" aja.

      Huaa malah jadi pejaran Bahasa. Ngomongin soal "chan" jadi inget Novel Totto Chan, Gadis Kecil Di Jendela. (The little Girl At The Window). Hiehiehie keren keren bukunya

      Hapus
    25. suhu ini guru silat apa guru bahasa sih?

      Hapus
    26. Dobel kali lang. Suhu kita kan multitalenta

      Hapus
    27. Weleh weleh saya pikir justru Mas Rudy Arra yang multitalenta, penguasa Kegelapan (Master of darkness) secara blognya senang sama warna item.

      Hapus
    28. Hihi kang Asep ini bissaaa ajah...tapi semoga saja hatiku ini tidak ikut gelap deh yaa...:D

      Hapus
    29. Hatiku sudah gelap. Tiada lagi kebahagiaan bersamanya ....

      Hapus
  2. saya tetep manggil abang,, ^_^v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe ... Terimakasih abang :D

      Hapus
    2. kalo di jawa, abang itu artinga merah. jadi Bang Indra sama aja Merah Indra, halahh, hihi

      Hapus
    3. Merah itu berani ... (bener kan mas?)


      Berani ngancurin kolom komen orang :p

      Hapus
    4. Kalo di sunda merah itu Cepot!

      Hapus
    5. @Rudy Arra : Wah "cepot" sangat berarti dalam hidup saya. Saya waktu kecil dipanggil "cepot" oleh kakek saya yang kini sudah meninggal dunia. Sampai sekarang nama kecil "cepot" tetap saya abadikan dalam berbagai kesempatan, termasuk Twitter saya @cepot

      Hapus
    6. Kang Asep diblack list ya? ga papa kang (masih ada kita-kita di sini) hehehe. ilang satu tumbuh seribu.. :D

      Hapus
    7. kita yang selalu bikin white list.

      Hapus
    8. Bener. TErima Kasih atas dukungan kawan kawan semuanya. Blog saya terbuka buat siapa saja silahkan masuk dan hadir.

      Saya tidak bisa masuk komenya di blog Vpie dan Ants Kaka tidak masalah. Jabat erat dan silaturahmi selalu saya bentangkan kepada mereka. Saya tetap mengundang mereka untuk hadir di blog saya kapan saja. Pintu blog saya terbuka 24 jam. Ada bubur ayam, siomay, dan juga pecel.

      Selamat datang di komunitas KPK yang solid, dan cinta damai. Halah kaya blognya Mba Popi yang cinta damai Hiehiehiheiheiee

      Hapus
    9. Kalo aku sih waiting list, soalnya lagi banyak yang ngantri dibikinin TG nih, haduh belum satupun aku penuhi. Mangap...eh maap yaa...

      Hapus
    10. Hehehe ....


      iya, di blog ini pun 24 jam juga. Disini tidak pernah malam, selalu siang.. :)

      Hapus
    11. blog punyaku juga.. blog punyaku juga.. dijamin gak ada pagernya dan pintunya selalu terbuka....

      Hapus
    12. Apalagi di blog ku, blogger yang memanggilku dengan 'Scooby doo' pun aku beri kebebasan.

      Hapus
  3. maafX50 hahaha...aku panggil yusuf juga tu...biar tambah keren..

    yang pasti kalau org yg aku fikir sudah rapat..aku gak suka dia panggil aku mbak...
    panggil nama aja..biar tambah mesra gitu...
    komunikasi juga lancar....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo gitu aku juga memanggilmu Jue aja yaa... :)

      Hapus
    2. hihhikk boleh...panggil jue aja.. :)

      Hapus
    3. salam kenal, mbak jue... #panggil mbak dulu, kan baru kenal ^_^#

      Hapus
    4. hihikk iya kang Budy..atau tante budy ni?

      Hapus
    5. iiiihhhhhh mbaj jue ini ada-ada aja deh.. masak aku yg ganteng-gagah-rupawan ini dipanggil tante sih... wuahahahahahahaha
      panggil budy aja, mbak. tenang... aku gak nggigit kok ^_^v

      Hapus
    6. Zulaikha : Hehehe ... tak apa. Panggil aja .... Kan aku gak memaksa :)

      ooh begitu yah.. ?
      ya memang setiap orang memiliki keinginan yang berbeda-beda. Disini Zulaikha bahkan gak mau dipanggil mbak kan?
      Hehehehe *damai* :D

      Hapus
    7. Yang pasti saling menghargai adalah salah satu kunci utamanya. Terlalu menutup diri akan pemikiran orang lain juga tidak baik untuk kesehatan silaturahmi.

      #mendadak insyaf

      Hapus
    8. lho hei... mas rudy dah insyaf?? wah bisa2 KPK bubar nih.......

      Hapus
    9. kalo mas Rudy udah insyaf, blog nggak bakalan rame!

      Hapus
    10. Mas Rudy : Aduh tunggu tunggu ... Belum waktunya untuk insyaf, Mas !

      Hapus
    11. Cak Budy : Siaga satu .. siaga satu ...

      Hapus
    12. kang Zachroni : BETUL SEKALI itu Kang...

      Hapus
    13. Terakhir lupa.


      Mas Rudy .... coba mas balik lagi sebentar ke postingku sebelum ini, 'Bye-Bye Darky' ...


      Disana banyak kometar yang menunggu respon Anda. Ditunggu yuu!!! :D

      Hapus
    14. Wah harus kembali ke masa lalu dong ya?

      Hapus
    15. aku manggil kang Yusuf aja la...kang rudy ,kang budy..

      Hapus
    16. Kang Yusuf dan Mpok Zulaikha..

      Hapus
    17. Naahhh .... ada yang lebih cocok tuh. Mpok Zulaikha ..

      Hapus
    18. Ehh ada Mpok Zulaika...abis dari manee Mpok??? Pegimane kabarnyee hihi...

      #Betawi style

      Hapus
    19. Mpok Zulaikha understand the meaning of Betawi, or not.. ? :)

      Hapus
  4. Hahahahhah boleh lah di panggil kang.. ya MAS.. :D, secara kan saya orang sunda..
    #ngarep

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kang Arez : Asal jangan panggil "Bebeph" aja ya Kang hihi...

      Hapus
    2. Mas Rudy Arra : Enaknya Kang Arez disapa apa ya GANDEN aja kali ya. "Mau kemana Gan?" nah disangkain JURAGAN. "Mau makan Den?" enak disanka Raden. Makanya enak disapa GANDEN ajah . Kaburrrrrrrrrrrrrrr

      Hapus
    3. Boleh tuh, kalau begitu penghargaan buat Arez jadi doubel, udah Juragan ditambah Raden lagih hihi...

      Hapus
    4. ikutan dehh. saya makmum!

      Hapus
    5. Mas Arez : Jadi maunya akang apa mas nih? Hehe

      Hapus
    6. Mas Rudy : Jangan 'jeeng' juga yaa .. hihi

      Hapus
    7. Kang Asep, Mas Rudy dan Kang Zachroni : Baiklah, kurasa kita semua sudah sepakat, kita panggil Arez dengan sebutan 'Ganden Arez Casev' yaa .. :D


      #tanda tangan MOU

      Hapus
    8. Boleh, asal jangan 'Gangnam Arez Style'.

      Hapus
    9. Hahahaha aseli saya ketawa loecoeee ehiheiieieee

      Hapus
    10. saya belum pengin ketawa, senyum ajah

      Hapus
    11. Bakal jadi saingannya PSY tuh ...

      Hapus
    12. waaaah gandeeen ya??? wkwkwkkw boleh juga deh kang asep wkwkwkwk asal jangan bebep aja deh mas ya bener kata kang rudy.. soalnya takut mual-mual ntar.. hahah

      Ieu Sunda Style kale yaaa.. hahhaha

      Hapus
    13. Muhun pokonamah urang saparakanca nyalukan kang Arez ku 'Ganden' haha...

      #pasti pada nanya artinya apa...

      Hapus
    14. Bloeh.. tapi gak sekalian aja ya Juragan Gusti Raden Mas Putra Mahkota Arez Casev jadi kalo di singkat (JGRMPM Arez Casev) hahahahah kepanjangan ya??

      Hapus
    15. Kakean ... marakke bingung sisan tho ...


      #balasan bahasa buat mas Rudy, jawaban buat Ganden Arez :D

      Hapus
    16. ojok dhowo-dhowo jenenge soale angel moco'e (balasan tuk indra senpai dan rudy senpai)

      Hapus
    17. Nek jenenge Ganden Arez duwuren suk-esok ben lali sisan .. iyo tho Cak Budy?

      Hapus
    18. Naha janten paadu-adu bahasa ibu kieu nya??? hihihi...

      #gagaro

      Hapus
  5. lha kita malah beda 10 taon... maka kamu harus manggil aku 'kakek' atau 'pakde'...... hahahahahahahaha
    terlalu jauh ya..

    klo ntar aku manggil kamu 'indra-kun' jangan marah ya. soalnya istilah 'kun' itu untuk teman yg udah akrab. boleh ya? ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gimana Mas Indra? boleh kan? demi anggota baru kita hihi...

      Hapus
    2. ya harus boleh lah....
      klo ndak.. klo ndak... klo ndak... aku nangis iki T.T

      Hapus
    3. Oala ada anggota baru Komunitas KPK? weleh weleh kita belum nyiapin Formulir Pendaftaran penerimaan anggota nih hieiehiee. Syaratnya apa ya kalaw ada yang mau gabung di kPK? Hobi makan bubur ayam? Apa minimal harus punya panci ukuran apa saja?

      Hapus
    4. Ukuran besar untuk pengusaha Bubur Kang.

      Hapus
    5. syaratnya: harus mau foto bergaya kapten amerika, tapi dengan panci, bukan penggorengan.

      Hapus
    6. Cak Budi : 10 tahun belum jadi Kakek atau Pakdhe lagi .. :D

      Hemm .. Boleh sih. Tapi aku juga suka dengan nama panggilan buat Mas Rudy 'Senpai', Cak. Bagaimana ?? :)

      Hapus
    7. Mas Rudy : Ooh boleh boleehhh .... Nanti Kang Asep yang melantik beliau

      Hapus
    8. Kang Asep : Panci ukuran Big Jumbo dan harus memasak Bubur Ayam rasa Omelet Mie ala Agree .. :D

      Hapus
    9. Mas Rudy : Kurang besar tuh Mas hihi :D

      Hapus
    10. Kang Zachroni : wah, IDE yang BAGUS ituuh ... !!! :D

      Hapus
    11. Ya sudah, kita mensyaratkan anggota baru untuk mencari panci yang ada gambar bintangnya.

      Hapus
    12. @rudy senpai : waduh.. bisa2 istriku marah2 ndak karuan ini klo panci ato wajannya aku gambarin bintang.

      @indra senpai : baiklah.. berhubung anda2 adalah senior saya dalam berbloger ria, maka tuk mas indra, mas rudy, kang asep, dan mas zachflazz akan saya panggil 'senpai' ^_^b

      Hapus
    13. nggak usah pake bintang, cukup cemong areng itu aja.

      Hapus
    14. Berat juga yaa persyaratan untuk menjadi anggota KPK, harus berani jelek, untuk kita rupawan semuah!

      Hapus
    15. KPK : Komisi Perata Ketampanan

      Hapus
    16. lha itu masalahnya. aku juga sedikit tampan ini...

      Hapus
    17. Tampan ku malah kelebihan, ada yang bersedia tampung lebihnya gak?

      Hapus
  6. Saya pengunjung baru nih. Baru saja membuat blog yang berumur baru sekitar 1 jam yang lalu. Masih kosong belum ada apa apanya.

    Blog saya rencananya berisi tentang Pelatihan dan Coaching Pembuatan Es Krim. Mendidik calon pengusaha es krim yang baru sehingga bisa mandiri. Halah malah jadi promosi ya. Salam kenal aja ya. Saya tau alamat ini dari Blognya Kang Asep Haryono

    Salam Rudy Sebastian
    Duta Bandara Blok E6/25

    BalasHapus
    Balasan
    1. tetangga Kang Asep nih.
      atau adiknya nih jangan-jangan

      Hapus
    2. Mas Rudy (gak pake Arra) Sebastian : Wah, aku mau diajarin berwirausaha es krim mas ... :D
      Ditunggu tutorial-tutorialnya yaa :)

      Salam A. Y. Indrayana
      Perumahan Depok Niaga, Jalan Lesung I RT 04/12
      Depok, Jawa Barat

      Hapus
    3. Kang Zachroni : Aku curiga jangan-jangan iparnya lagi....

      Hapus
    4. Kira-kira Ayahku pernah tinggal di Pontianak gak ya???

      #mikir

      Hapus
    5. Hiheieihiee Bang Rudy Sebastian memang tetangga saya di Komplek Duta Bandara. Bedanya kalaw saya di Blok C, sedangkan Bang Rudy Sebastian itu di Blok E.

      Hapus
    6. mahu bagian bagi alamat juga. untung ada yang sudi ngirim poskad dari indonesia ke malaysia :

      siti zulaikah jaimain
      P/S 156,
      Kampung Luagan,
      89807 Beaufort,
      Sabah Malaysia.

      Hapus
    7. tuh kan, legenda Yusuf-Zulaikha memang masih ada sampai sekarang

      Hapus
    8. Nah, sepertinya pencarian Mas Indra akan segera berakhir...

      Hapus
    9. Memang sudah berakhir, mas ....


      Aku TIDAK AKAN mengharapkan dia lagi. Setidaknya aku pernah berharap. Itu saja...

      Hapus
    10. Aduhh...jadi merasa berdosa aku...

      #nunduk

      Hapus
  7. Kalo aku sih cenderung memberi kebebasan kepada orang dalam memanggilku Mas, selama tidak mengandung unsur penghinaan, rasisme, ejekan dan semacamnya, semua itu bisa aku terima. Bahkan aku punya banyak nama panggilan lho, ada yang , memanggilku Kensi, Torro, Ade, Kangkung, Aki dan lupa lagih.

    Tapi jika aku memanggil orang yang baru aku temui, biasanya aku menggunakan panggilan Mas, Mbak, Abang, Akang atau Aa (kecuali 'Ee' yaa...!), walaupun pada orang yang lebih muda dariku.

    Semua orang mempunyai hak untuk menyikapi semua ini. Tapi aku sendiri selalu berusaha untuk berpikir terbuka pada pendapat/pemikiran orang lain, karena mempelajari makna suatu peristiwa sebelum memberi penilaian itu jauh lebih baik daripada memberi penilaian sebelum mempelajari maknanya. Semata-mata untuk mencegah kesimpulan yang premature.

    Haduh laper euy!

    #nyari panci buat masak bubur

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku tambahi panggilan tuk mas rudy ya.
      ntar mas rudy aku panggil rudy-senpai. 'senpai' itu dari bahasa jepang untuk manggil seorang yang lebih senior

      Hapus
    2. Boleh banget!!! asal jangan jadi "Rudy Kamseupay" aja yaa...apalagi kalo "Rudy Semampai" hihihi...

      Hapus
    3. o mas rudy? hhihikk lebih kece ya...menambah kegentengan kalau aku manggil org dengan panggilan mas

      Hapus
    4. Pandangan saya sama dengan mas rudi...bila menyapa panggilan sy menambahkan mbak atau mas,bang, ataupun kang,baik yg sy knal ataupun baru.

      spanjang mereka masih nyaman,sy teruskan.... :)

      Hapus
    5. Pandangan saya sama dengan mas rudi...bila menyapa panggilan sy menambahkan mbak atau mas,bang, ataupun kang,baik yg sy knal ataupun baru.

      spanjang mereka masih nyaman,sy teruskan.... :)

      Hapus
    6. Jue : Ooo maaf Jue, maksud begini "Kalo aku sih cenderung memberi kebebasan kepada orang dalam memanggilku, Mas." Jadi yang dimaksud 'Mas' pada kalimat itu adalah 'Mas Indra' hehe...(maaf kalimat yang aku tulis itu jadi ambigu).

      Jadi maksudku, jika Jue mau memanggilku 'Rudy' saja, 'Mas Rudy', 'Bang Rudy', atau apapun, itu tidak masalah bagiku. Asal jangan memanggilku dengan panggilan 'Tante Rudy' aja yaa hihi...

      Ya sudah begini saja, karena aku sudah memanggilmu dengan 'Jue', nah kamu cukup memanggilku dengan 'Rudy' saja yaa, biar deal. Okei???

      Mas Budi : kita Toss!!! :D

      Hapus
    7. Tau sebutan "KUYA" kah? Ini sering diplesetkan sebagai hinan atau bernada konotatif bagi sebagian masyarakat kita. Teman teman saya dari The Philipphines (terutama di kota Bacolod dan Cebu) memanggil saya dengan sebutan KUYA Asep. KUYA adalah bahasa Tagalog Philiphina yang artinya "Kakak atau abang Tertua". Jadi Kuya Asep artinya Bang Asep, atau Kak Asep

      Hapus
    8. sebenarnya aku tu mau panggil rudy jadi "mas rudy " kerana biar menambah kegentengan nya,,tapi ya udah..gak jadi..

      haha panggil rudy aja..deal...minum2 kopi ya

      Hapus
    9. Kang Asep : Wah kalau tidak tahu asal-muasal panggilan tersebut, pasti akan menimbulkan kesalah pahaman tuh Kang

      Jue : Hihi...kegantenganku tak usah lagi ditambah-tambah Jue, sudah full kok haha...jadi panggil Rudy saja ya. :)

      Hapus
    10. harusnya kita sebagai anggota KPK punya nama rimba.
      jadi kita tanggalkan nama asli, bikin nama gadungan.

      Hapus
    11. Wuadaaahhhh .... rame nian komentar Mas Rudy ini.. :D


      Baiklah. Saya coba balas satu-satu yaa ...

      Hapus
    12. Mas Rudy (gak pake Sebastian) Arra : ooh gitu yaa. tapi kalau aku panggil dengan sebutan Mas Rudy boleh kan???
      Boleh ya boleh ya boleh yaaa ... Bolek gaak!!!*maksa* #eh :D

      Wah banyak juga yaa mas. Ada Kensi, Torro, Ade, Kangkung, Aki dan lupa lagih. Hahaha *damai* ^ ^

      Nah aku juga. Jika aku memanggil orang yang baru aku temui, biasanya aku menggunakan panggilan Mas, Mbak, Abang, Akang atau Aa, walaupun pada orang yang lebih muda dariku. Tetapi yang buat aku kurang nyaman adalah, saat mereka malah memanggilku Nama. Dan, bukan hanya yang usianya diatasku saja mas. Dibawahku juga ... !!!!

      Juga, aku setuju denganmu. Perbedaan akan sensitivalitas itu selalu ada.

      Hapus
    13. Cak Budy : Aku suka dengan nama 'Senpai' cak!!! tapi, aku masih junior di dunia perblogan :(

      Hapus
    14. Zulaikha : Hehe memang pantasnya dipanggil Mas Rudy kok :)

      Hapus
    15. Mas Purnomo : Yap. Aku juga. Kalau mereka suka aku teruskan menggunakan sapaan awal itu :)

      Hapus
    16. Mas Rudy lagi : kalau aku lebih senang memanggil jue 'Zulaikha'..

      Kalau Zulaikha manggil aku Yusuf. Hehe .. :D

      Hapus
    17. Kang Asep : OOH begitu tooh???? Jadi Kuya itu punya makna konotatif yaa??
      Baru tahu aku ...


      Tapi Uya Kuya bagaimana tuh???

      Hapus
    18. Zulaikha dan Mas Rudy : udah ada yang deal nih kayaknya ...


      #tanda tangan biola, eh .. MOU# :D

      Hapus
    19. Kang Zachroni : wuaduuhhh ......

      Hapus
    20. Nama rimba boleh juga tuh, aku apa ya?

      Hapus
    21. Wuiiih...terlalu sangar, yang lebih manis dikit Mas.

      Hapus
  8. yang lainnya biar aja ngomong masalah ke-sensitif-an.. aku mau ngomong masalah warna aja..
    jika mas indra suka warna BIRU, maka aku suka warna HITAM

    BalasHapus
    Balasan
    1. suka warna oren...

      hihkk mana si yusuf ni,,ngak nongol lagi.. 5 kali udah ke sini

      Hapus
    2. mungkin masih nyediain es teh sama + pisang goreng tuk tamu-tamunya, mbak

      Hapus
    3. toss Mas Indra. biru is the best.

      Hapus
    4. Cak Budy : wah sepertinya akan ada MOU baru nih antara Cak Budy dengan Mas Rudy ...


      Hikss .. Hikss ...

      *mainkan biola mellow*

      Hapus
    5. Aku hadir, Zulaikha.. !!! :D

      Hapus
    6. Cak Budy : wah sudah habis cak. Adanya tinggal BUBUR ....


      Kang Zachroni : *toss*

      Hapus
  9. .. widichhhh,, nama aq dibawa^ nich?!? he..86x. namun saat ini sich,, aq cukup lega,, cz aq udah posting http://mahadhifa-twekzlibz.blogspot.com/2012/10/apakah-seperti-ini-pergaulan-diblogger.html silahkan jika minat. he..86x. namun yang bersangkutan comment yang saya rasa kurang sopan dan terkesan kurang ajar kayak gak berpendidikan.. masa pakai foto orang yang cantik banget tapi omongan nya kayak gitu, gak pantes banget. he..86x. jadi gak aq public. toch,, biar lah,, anak bau kencur aja. he..86x. sekarang sich,, hidup ku tentram dan dame,, meskipun banyak setan^ yang berkeliaran di blog aq. namun,, udah aq pagerin dengan ayat kursi dan surat^ ruqyah. wha. . ha. . ha. . ha. . ha. . ha. . ha. . ha. . ha. . oia namun jika disini ada mata^ nya dia,, silahkan gieh,, dikasih tau,, kalo aq comment disini. he..86x. cz aq tadi sempet liat ada yang cewek ato cowok gitu yang sedang gosipin aq. he..86x. smoga aja dosa^ nya di ampuni. aamiin,, ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga dosa kita semua diampuni Allah swt

      Hapus
    2. simpel saja ...


      Mbak Dhifa, Cak Budy dan Kang Zachroni : Ammiiinnnnn ..........

      Hapus
    3. Iya...sederhana kan?!

      Mas Zach : Amiiin.

      Hapus
    4. Jadi saya setan donk. Pantesan nda bisa masuk di kotak komennya mba ♥VPie◥♀◤MahaDhifa♥. O pantes dipagerin. Nda bisa masuk masuk.

      Hapus
    5. aaaaaaaaahhhhh kang asep.... mohon jangan berburuk sangka seperti itu donk. bukan kita kok yang dimaksud.

      kita berpikir positif saja. bagaimana, kang?? kita lanjut makan bubur aja ^_^b

      Hapus
    6. Betul. Setuju. COba liat PANCI aja. Ada yang nulis soal PANCI tuh di blognya Mas Nady

      Hapus
    7. Aaaah sudah lah Kang, tak usah ditanggepin, masih banyak hal yang jauh lebih penting untuk dibahas.

      #berusaha menahan emosi

      Hapus
    8. Iya makasih ya Mas Rudy atas bantuannya menahan emosi kita semua :)

      Hapus
    9. eh ngomong2 mas rudy klo marah gimana ya???? #bertanya-tanya#

      Hapus
    10. ngacak-ngacak isi dompet Cak!

      Hapus
  10. wah sama dong sob,,,
    ane juga anak bungsu bahkan ane skarang merantau karena ingin membuktikan ke kakak2 ane bahwa ane bukanlah orang manja seperti yang mereka sering katakan,,
    akhirnya saya sekarang sendiri di pulau orang, mencoba membuka lembaran baru dan memutuskan masa lalu yang tidak baik untuk diungkit karena akan merusak harapan,,,

    semua pasti bisa sensitive namun kadarnya bisa di atur sesuai dengan kebaikan bersama,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. sek sek sebentar....
      #bantu rudy senpai cari kutu di kepala#

      Hapus
    2. jangan2 nggak ada kutu, tapi laba-laba..

      Hapus
    3. Salah semua! yang ada dikepalaku hanya Mbak...

      #gak jadi ah

      Hapus
  11. iya, kelihatan ekspresif sekali tulisan ini. pasti lega banget abis nulisnya nih. siip, gitu dong, blog memang harus bisa buat ekspresi Mas. kalo kita hanya diam, orang lain kan nggak akan tau apa yang kita inginkan. mainkan blog kita dengan nada dasar yang terang, C=do ajah, hehe.

    sensitivitas jadi samacam teori tentang hati di sini. yang beda2 antara satu dengan lainnya. kita kadang harus belajar bersikap untuk dapat kontekstual bukan..

    yang disampaikan teman2 di atas semua benar, karena memang sensitivitas ini adalah soal persepsi. beda2 untuk tiap orangnya.


    BalasHapus
    Balasan
    1. Ekspresif kang? Aku malah takut ini memiliki kesan memojokkan seseorang kang ...


      Jujur aku takut .. Jika ada yang merasa terpojok akan posting ini, ia akan meninggalkan kita.

      Aku serius kang. Gak bercanda kali ini. Ingin hatiku mengatakan hal yang sejujurnya, tapi dari aku nya gak berani untuk bilang.

      Meski ini adalah soal persepsi, tapi orang memiliki sensitivitas yang berbeda-berda juga, kan?

      Hapus
    2. Jika niat kita baik, tak usah takut Mas, toh ini untuk menyelesaikan masalah kan?. Kalau ada pihak yang merasa dipojokkan dengan solusi yang ditawarkan, itu diluar kuasa kita. Karena kita juga tidak bisa memaksa diri kita untuk menghargai orang yang tidak bisa menghargai orang lain.

      Hapus
    3. setuju denga mas Rudy Arra yang penting niatnya baik

      Hapus
    4. Setuju juga. Sebagai korban salah tangkap saya bisa memaafkan. Cuma salah paham saja. Salah persepsi seperti kata Bang Zachroni. Marilah kita duduk bersama sama lagi, bersenda gurau dan bercanda lagi. Kita semua bersaudara.

      Hapus
    5. nggak bisa duduk, kang asep. tuan rumahnya gak nyediain kursi nih

      Hapus
    6. Kalaw gitu duduknya di atas Panci

      Hapus
    7. Haduhh...ini komutitas kok tergila-gila banget sama panci ya?!

      Hapus
    8. Kalau panci buat penangkal patah hati ada gak?

      Hapus
  12. hehehe..meriah banget disini. oke hadir sobat (walaupun gak tau berapa beda umur kita sebenarnya jadi saya panggil sobat aza hehehehe..) dalam dunia maya kita di tuntut untuk bisa berinteraksi dengan berbagai individu yg berbeda-beda. berusaha untuk menempatkan diri adalah salah satu tuntutan menjadi blogger. jadi santai saja menjalaninya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. panggilan 'sob' aja yaa jadinya. Fokelaah siip. Saya dukung Jokowi #loh? :D

      Hapus
    2. klo saya, panggil aja 'cak'.

      salam kenal, mas bung pheno.... #kok rasanya aneh ya????#

      hahahahaha becanda kan gak pa2 ya, mas?

      Hapus
  13. awww keren, dari komen sederhana bisa jadi tulisan panjang begini kamu ndra hehe..

    frankly, saya manggil kamu indra karena di awal udah tau kalo kamu usianya lebih muda dari aku. Walopun bedanya cuman 3 tahun sih hehehe..

    N then, kenapa saya melabeli Nina dengan 'kakak'? Karena eh karena, pertama saya ga tau umurnya nina, trus juga karena kebiasaan saya begitu u,u. Kalo menyapa yang cewek2, kalo gak dikasih kak, ya mbak. Even sama yang lebih muda, almost always saya kasih label kak/mbak. Ada beberapa orang teman cewek sih yg ga saya panggil kak/mbak, alesannya ya sama, karena saya udah tua umurnya hehe..

    gitu kak Indra :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. btw, saya minta maaf ya kalo panggilanku ke kamu yang sebelumnya tanpa embel2 mas/kak jadi menyentuh sanubari sensitifmu :)

      Hapus
    2. Aduh mbak Syahdini jangan begitu ... sudah sudah gak papa panggil aku Indra aja kalau kamu keberatan ...

      Aku cuma menyampaikan 'express' aku mengenai dilematika ini. Aku hanya gak berani bilang, karena kalau aku bilang secara terang-terangan dikhawatirkan aku dinilai sebagai orang yang gila hormat.
      Aku gak mau itu ....


      Donely, aku menyempitkan ruang samperan atas ketidaknyamanan ini kepada teman-teman kita yang umurnya dibawah aku. Ketika aku memanggil dia dengan sebutan Mbak, mereka malah memanggilku Nama.

      Ya ... Aku akui ini terkesan sangat sensitif dan Lebbeh..
      tetapi aku paling gak bisa membohongi perasaanku sendiri atas ketidaknyamananku ini.


      Sekali lagi aku sangat meminta maaf mbak Syahdini...

      Hapus
    3. Nina berada di bawah aku umurnya, haruskah ia kupanggil kakak juga, mbak Syahdini???

      Hapus
    4. usul.. usul.. klo utk cewek dipanggil aja 'chan', jadi diniehz-chan dan nina-chan..

      nah jdi tambah imut dan girly kan?
      #ini cuma usul sih............#

      Hapus
    5. @ mbak diniehz : salam kenal dari kota surabaya ya, mbak

      #maaf klo komentar saya ini numpang di komentar anda :D

      Hapus
    6. Sepertinya KPK sudah berhasil menghancurkan kotak komen dari Blog salah satu anggotanya. Mantafssssssssss. KPK memang berjaya. Ini peluang bisnis. Dicari kelompok Penghancur Komen yang bisa disewa blogger. KPK donk disini. Bisnis nih. Hiheiheiheiee

      Hapus
    7. Hadir Mbak dini.. Umur saya 20 tahun.. Lebih muda dari Mas Indra :D * iya kan Mas Indra? hehe

      Hapus
    8. Astaghfirullahalazim ...


      Maafkan aku Nina ... Aku hampir aja berprasangka buruk padamu ....

      Hapus
    9. memang sudah saatnya KPK masuk ranah bisnis. siapa pengin populer, undang KPK segera. btw, siapa aja sih anggota KPK selengkapnya Mas?

      Hapus
    10. Rupanya kita harus segera membuat kartu keanggotaan deh Mas.

      Hapus
  14. Balasan
    1. @GIA : heihiehieei pasti mas A.Y.Indrayana pasti Baha-GIA dengan hadirnya mba GIA di sini hiehiehiee. Menambah warna rasanya. Warna apa ya? Biru? Item? Kuning? Merah? Kuning? atau Burik? Apaaa tu burik?

      Hapus
    2. burik bernuansa pink muda.

      Hapus
    3. BREAKING NEWS : Saya pake Panci yang sudah ada wifi nya produk Mas Rawins terbukti moncer. Saya mendetek ada Blogger menulis dengan mencantumkan gambar Panci. Blognya Mas Nady dan landing page alamat tulisannya di --> http://mbetotong.blogspot.com/2012/11/cara-sederhana-memperkuat-sinyal-modem.html

      Bukti akurat dan tak terbantahkan bahwa Panci buatan Mas Rawins aseli berguna dan bermanfaat bagi sesama, dan bahkan bisa dipakai buat memperkuat sinyal model seperti yang ditulis di blognya Mas Nady. Benar benar peluang Bisnis yang nyata.

      Tinggal nasib BUBUR yang perlu support. Hiehiheieie Merana sekali Bubur. Mau dibuat inopasi Bubur Kapsul. Selai Bubur. Pasta Gigi rasa Bubur Ayam, atau apalah. Mohon saran agar BUBUR go internasional

      Hapus
    4. Bubur Kapsul?, sepertinya itu bisa direkomendasikan untuk para Astronot Kang. Ini ide yang begitu Brilian. Bukan begitu Mbak GIA dan Mas Zach?

      Hapus
    5. Kang Asep : Sudah cukup BAHAGIANYA .....
      Aku tidak ingin berbahagia lagi bersamanya. Hanya menambah perih hati ....

      Sekarang aku belum mau komentar apa-apa lagi mengenai kebahagiaan,
      Bila bahagia bisa dirasakan dengan mudah, bagaimana dengan kebahagiaan karena seseorang yang kita sayangi?????

      Hapus
  15. jujur, saya kaget saat baca ini. saya sadar, bahwa yang kamu ceritakan adalah saya.
    mohon maaf sebesar-besarnya. nggak ada maksud untuk mengejek atau menghina ataupun tidak menghormati orang yang lebih tua daripada saya. maaf, sekali lagi maaf.
    begini ceritanya, pada awalnya saya mengira kamu anak SMA, sama seperti saya, jadi saya memanggil kamu langsung nama kamu. Nah, saat saya tahu bahwa kamu jauh lebih tua dari saya, sebenarnya saya mau memanggil kamu dengan panggilan lain untuk menghormati kamu, namun saya urungkan.
    soalnya, kalo saya manggil kamu 'mas' ntar dikiranya ganjen. kalo saya manggil kamu 'kakak', saya selalu merasa bahwa jarak kita jauh. kalo saya manggil kamu 'abang', kayaknya kamu risih.
    yaa makanya saya tetap manggil nama kamu langsung..
    nah, kalo tau begini, saya nggak akan seenaknya lagi manggil langsung nama kamu,
    saya benar-benar minta maaf, pangapurane ingkang katha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngapunten, sepurane ngeeh Mbak Ocha ...
      Maaf yaa kalau ada kalimat yang terkesan melukiskan tentang dirimu. Bukan maksudku juga untuk memojokkan dirimu.
      Tapi sekali lagi, aku hanya gak berani untuk bilang. Jika aku punya SEDIKIT aja keberanian untuk (semacam) menegurmu, pasti gak bakal ada posting seperti ini.

      Aku bukan tipe orang yang gila hormat. Makanya aku lebih banyak diam ketika banyak orang (terkhusus seusiamu) memanggilku dengan Nama. Terkesan Lebbeh memang dan aku akui itu, tapi dasar aku orangnya sensitif, cepat atau lambat posting ini akhirnya keluar juga.

      Sudah sudah ya Cha. Jangan langsung seperti merasa bersalah begitu. Aku juga salah karena gak pernah sosialisasikan hal ini kepadamu dan Mbak Nina. Tahu-tahu ada posting ini, walhasil kagetlah semuanya.


      Pangapunten karo aku, A. Y. Indrayana, panjenengan Ocha Rhoshandhayani...

      Hapus
    2. eits, dilarang merubah nama qaqa... XD

      Hapus