Do'a Untuk Jakarta ...

02.00.00 A. Y. Indrayana 79 Comments

Salam Blogger ...


Hari ini, aku mau quick post saja yaah...


Pedati Prumpung - Casablanca banjir, kendaraan banyak lumpuh.
Foto :  metro.news.viva.co.id

Bundaran HI Banjir ....


Bencana ini, bukan mau kita ...
Bencana ini, adalah cobaan bagi kita ...
Bencana ini, adalah garis Tuhan untuk kita ...



Akibat dari bencana ini,
Banyak rumah terendam air, ratus ribuan manusia mengungsi, kemacetan dimana-mana, moda transportasi lumpuh, pertokoan dan ekonomi pun terhambat, bahkan sedikit dari mereka harus tertelan korban jiwa.



Mari kita sama-sama berdo'a untuk warga Jakarta yang sedang terkena musibah Banjir seperti diatas ...

Ammiinnn.................

79 komentar:

  1. saya sudah di stasiun tadi pagi, siap berangkat ke kantor. lalu diumumkan di stasiun pasar minggu banjir, so kereta nggak bisa lewat.
    lalu saya pun pulang, ambil mobil, nyoba jalan darat. di jalanan bogor pun macetnya ampun-ampunan. menjelang pintu tol, temen saya sms, bilang di jakarta nggak bisa ke kantor karena terjebak banjir dimana-mana. akhirnya saya belok ke sekolah Agree dan Arien. Agree yang duluan pulang, ya saya antar dia kembali ke rumah. saya pun di rumah sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmm.... salah satunya kang zachflazz yang memilih untuk meliburkan diri karena banjir yaa...


      aku juga ketunda mau ke kantor buat briefing pra-karyawan di bilangan Kedoya, Jakarta Barat tadi... hiks :(

      Hapus
    2. iya, mending di rumah, bisa nge-charge pikiran lagi.

      Hapus
    3. iya,
      baru saja aku juga diajak temen buat ketemuan bahas tugas organisasi di Salemba, aku ngeri mau keluar banjir tinggi-tinggi....

      Hapus
    4. ada yang curhat tuh... *kabooorrr

      Hapus
    5. temen2 saya di timeline juga banyak yg meliburkan diri kayaknya..

      Hapus
    6. nge charge pikiran apa ngecharge yg lain pak...hahaha

      Hapus
    7. aku pun meliburkan diri mbak Dini....

      Hapus
    8. KPK aja berhenti meriksa korupsi tu katanya

      Hapus
    9. aiiiih masa iya pak? *lugu*

      Hapus
    10. iya, tu di tivi. katanya pak samad aja nggak ngantor.

      Hapus
    11. iya mbak Dini. Bahkan tahanan aja sampai dievakuasi....

      Hapus
    12. wah tahanan aja sampai di evakuasi,,,
      yg ga di tahan mengevakuasikan diri sendiri sebelum ditahan dan dievakuasi,,,

      Hapus
    13. sabar sabar ya.. orang kota .

      Hapus
    14. turut mendoakan....semoga banjir dijakarta cepat surut.
      dan masalah banjir yg selalu melanda jakarta bisa segera ditangani.

      dari dulu ditangani tapi ya tetep ae banjir :D
      maaf telat,numpang pada yg pertamax.

      Hapus
  2. dulu saya kan pernah ngontrak setahun di pasar minggu dan cengkareng (tahun pertama saya menikah). saya telfon ke bapak pemilik kontrakan. kata beliau sekarang lagi ngungsi karena rumahnya terendam air 3 meter. rumah kontrakan tempat tinggal saya dulu terendam 3 meter!

    BalasHapus
    Balasan
    1. inalillahi kang ...... itu mah bukan terendam lagi, tapi udah kelelep....

      Hapus
    2. di kampung melayu sampai 5 meter. benarkah?

      Hapus
    3. sekarang surut sampai 2 meteran kayaknya kang..
      tapi tetep aja...... itu banjir masih tinggi banget buat pengendara motor

      Hapus
    4. kasihan sama anak yang masih kecil.
      mudah-mudahan cepet surut airnya.

      Hapus
    5. Ya Alloh, separah itukah banjir Jakarta? :(. Dulu waktu aku tinggal di Bale Endah (Bandung), Saat saat banjir besar terjadi, aku melintasi jembatan Bojong Soang yang dibawaknya adalah Cieunteung, Disana hanya tampak pucuk-pucuk atap rumah yang terendam banjir. Bayangkan saja, hanya tampak pucuk atapnya saja. Itu membuatku trauma pada Banjir. Saat itulah aku benar-benar merasa bersyukur, karena saat itu aku bisa enak-enakan duduk manis didalam mobil, sementara banyak orang disana yang mengungsi karena rumahnya terendam banjir. Dan bebrapa waktu lalu aku mendapat kabar dari temanku jika banyak daerah Bandung kembali terendam banjir, dan banjir yang sekarang lebih parah dari banjir tahun-tahun kemarin.

      Semoga saja bencana banjir ini, dimanapun, akan segera bisa ditanggulangi.

      Hapus
    6. katanya yg tahun ini pertama dalam sejarah ya banjirnya lama dan setinggi ini? I am so sorry to know that :(

      ikut berdoa, semoga segera surut banjirnya, dan semoga pemerintah pusat segera turun tangan juga ikut membantu penanganan banjir, bekerjasama dengan pemda dan masyarakat.

      Hapus
    7. amin, smoga jkt bs bebas banjir....Kapan yaaa....??

      Hapus
    8. Mas Rudy : Benar sekali. Banjir Jakarta memang bisa sampai separah ini.
      Amiinnn....

      Mbak Dini : Aminn aminn mbak...

      Mbak Cii : bertahan-tahun penyelesaiannya mbak :(

      Hapus
    9. ini buat refleksi kita semua. mungkin ada yang salah dengan kita

      Hapus
    10. bener pak.. muhasabah yuk mari.

      Hapus
  3. saya nggak akan bercanda apapun di postingan Mas Indra kali ini. saya menunduk, berdoa untuk saudara kita semua di jakarta. semoga tabah dan selamat, sehat selalu. sorry udah adzan tuh di masjid, saya mau berdoa banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kang.

      Mari, sahabat blogger dan kawan-kawan Komunitas Penghancur Komen (KPK), kita menundukkan diri untuk berdo'a kepada Allah SWT agar Jakarta dan warganya bisa kembali seperti sediakala...


      Mari kita berdo'a bersama-sama agar bencana ini tidak berkelanjutan....

      Hapus
    2. itu di TV saya lihat mulai surut. syukurlah. semoga selesai bencana ini

      Hapus
    3. tapi hujan lagi kang..

      di Cilebut masih sering hujan ga?

      Hapus
    4. nih sekarang hujan deras. waspada jakarta.

      Hapus
    5. Sekarang disini baru mau hujan Mas, cuaca sudah gelap disertai petir yang bersahutan.

      Hapus
    6. allahumma shoyyiban naafia.. Ya Allah, jadikanlah hujan di jakarta ini sbg hujan yg manfaat.. aamiin ya rabb..

      Hapus
    7. Semoga menjadi manfaat, Ya Rabb ....

      Hapus
    8. sekarang hujan lagi disini. hmm.... mungkinkah banjir akan surut?
      bahka kiriman air dari bendung Katulampa belum sampai sepenuhnya lhoo....

      Hapus
  4. itu salah satu alasan aku ga betah di jakarta
    meninggalkan karir dan yayang juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku tinggal di Depok, sekarang sedang menetap di kediaman saudara di Jakarta Barat,,

      di tempat ku menetap disini juga pernah terendam banjir setinggi 10 cm ....

      Hapus
    2. di tinggal kemana sama mas Raw?
      ke atas gunung kah..?

      Hapus
    3. lihat berita di TV, perkiraan BMKG, hujan masih akan terus melanda sampai pertengahan februari...

      Hapus
    4. ngeri banget. seluruh kegiatan penting sampai lumpuh kok....

      Hapus
    5. mudah-mudahan keluarga dan sahabat2 kita semua yg dijakarta selamat.

      Hapus
  5. saya lihat di berita tv, jakarta di rendam banjir.
    banjir di jakarta seperti tradisi tahunan. kapan ya jakarta terbebas banjir dan macet?

    BalasHapus
    Balasan
    1. lamaaaa, kang .....

      makanya mari kita bantu Jokowi dan Ahok mengantisipasinya dengan tidak membuang sampah sembarangan ...
      *buat warga Jakarta*

      Hapus
    2. tapi warga jakarta susah di atur. masih aja suka buang sampah sembarangan.
      yang di salahkan pasti pemimpinya..hohoho

      Hapus
    3. nah itu diaaa....

      aku paling gak suka yang cuma menyalahkan pemimpinnya... >.<

      Hapus
    4. iya, padahal baru bertugas berapa bulan

      Hapus
    5. iyah, udah gitu ada oknum yg songong2. bisanya cm menghujat...

      Hapus
    6. *toss mbak Cii dan kang zach*

      Hapus
  6. saya berhasil sampai kantor wlopun baju basah kuyup, tapi entah nih baliknya ntar gimana, semoga ga kehalang banjir :D

    #PrayForJakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak tujuh bunga dan mbak Cii : Amiinnn

      Hapus
    2. mbak (sebut saja bunga) belum dijemput sampai sekarang. nginep aja dikantor

      Hapus
  7. Agak shock setelah melihat berita ini makin hari makin sering muncul di tv.

    Hmm... bener, bencana itu bukan mau kita... tapi itu semua kehendak yang di atas.

    Hanya bs membantu dengan doa, semoga bencana banjir ini kian menyusut dan jakarta kembali pulih seperti sedia kala. Dan smoga penduduknya bisa memetik hikmah besar dari masalah ini, AAAmin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin,...badai pasti berlalu

      Hapus
    2. Badai Pasti Berlalu, mas Angga Sikonyols ........

      *menunduk kepala, berdoa*

      Hapus
  8. Anas bin Malik berkata: "Demi Allah, sebelum itu kami tidak melihat di langit awan yang berkumpul maupun awan yang terserak-serak, tidak juga tanda-tanda lainnya (suara guntur atau angin kencang, pent). Antara kami dengan bukit Sala' juga tidak ada rumah dan gubuk (yang menghalangi kami dari melihat tanda-tanda hujan di langit, pent). Tiba-tiba dari arah belakang bukit Sala' muncul awan tebal bagaikan perisai. Ketika awan itu telah berada di tengah langit, tiba-tiba ia berserak-serak, kemudian turun hujan yang sangat lebat. Demi Allah, selama enam hari penuh, kami tidak melihat matahari (selalu berawan tebal dan hujan deras, pent).

    Pada hari Jum'at berikutnya kembali ada seorang laki-laki yang memasuki masjid dari arah pintu yang sama. Saat itu Rasulullah shallallahu 'alahi wa salam sedang berdiri di atas mimbar dan menyampaikan khutbah. Sambil berdiri, orang itu menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam dan berkata: "Wahai Rasulullah, harta benda telah binasa dan jalan-jalan telah terputus (akibat hujan deras dan banjir selama tujuha hari, pent), maka berdoalah kepada Allah agar menahan hujan!"

    Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam mengangkat kedua tangannya dan berdoa:

    «اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ»

    "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan atas kami! Ya Allah, turunkanlah hujan pada dataran tinggi, perbukitan, perut-perut lembah dan tempat-tempat tumbuhnya tanaman."

    Dalam riwayat lain dengan lafal:

    «اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا، وَلاَ عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالجِبَالِ وَالآجَامِ وَالظِّرَابِ وَالأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ»

    "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan atas kami! Ya Allah, turunkanlah hujan pada dataran tinggi, pegunungan, perbukitan, lembah-lembah dan tempat-tempat tumbuhnya tanaman."

    Maka hujan pun berhenti. Kami berjalan-jalan di bawah terik sinar matahari." (HR. Bukhari no. 1013, 1014 dan Muslim no. 897)

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf ya mas Indra komennya copy paste..

      tapi demikianlah doa saya untuk Jakarta :(

      Hapus
    2. Gapapa kok Mbak Dini.... komen yang super panjang bahkan melebihi Mas Rudy...


      But that's nice.. Nice pray,,
      Amiinnn....

      Hapus
    3. aamiin, sejuk sekali. semoga bencana segera berlalu

      Hapus
    4. aamiiinnn yaa Allah ..... Banjir kali ini udah melumpuhkan Jakarta dsk banget :(

      Hapus
    5. aamiin ya robbal'alamin

      Hapus
  9. ternyata jakarta bisa banjir separah ini ya! saya kira cuman dikampung saya yang bisa merendam jalan sampai sebatas bahu orang dewasa, tetapi ibukota juga bisa.

    BalasHapus
  10. dari cilembu saya sekeluarga turut mendo'akan jakarta agar bencana banjir ini segera surut, bagi yang rumahnya terkena banjir agar tetap bersabar. kami didesa cuma bisa bantu do'a.

    BalasHapus
  11. turut prihatin sama banjir di jakarta ini, semoga banjir bisa surut dan jakarta bisa berfungsi seperti biasanya :) salam kenal http://catatanruslan.blogspot.com/

    BalasHapus
  12. masya allah sampe hampir tergenang semua gitu ya, semoga cepet surut ya

    BalasHapus
  13. Semoga banjir dijakarta cepat surut dan para korban diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini..

    BalasHapus